Kokas yang Selalu Membekas (di Hati)……………..

19 Nov

Sudah pernah dengar daerah di Papua yang bernama kokas ???

Mungkin sebagian dari agan-agan ada yang tahu dan pernah kesana, tapi saya yakin sebagin besar yang lainnya belum pernah mendengarnya, apalagi mengunjunginya hehehehe…….

Saya sendiri, Alhamdulillah pernah mengunjungi daerah yang keren itu beberapa bulan yang lalu, tepatnya dalam rangka menjalankan penugasan dari kantor untuk salah satu client kami, CGG Veritas – Elnusa, yang mendapatkan project untuk seismic dari salah satu perusahaan Oil and gas terbesar di Indonesia, British Petroleum.

Pemandangan Pulau-pulau Kecil di Kokas

Penasaran….?????

 

Okelah…..langsung aja kita mulai cerita kita tentang Kokas………..

Kokas adalah sebuah distrik di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Indonesia. Jarak Kokas dari pusat pemerintahan kabupaten hanya sekitar 50 km namun harus ditempuh dengan jalan darat dan air. Jalan darat untuk menghubungkan Fakfak dengan pusat Distrik Kokas sudah dirintis sejak 1970-an dan baru sekarang-sekarang ini jalan sudah bias di gunakan dengan kualitas lumayan lah. Di wilayah distrik ini terdapat situs kuno yang menyimpan keajaiban dengan misteri di dalamnya. Tak hanya menarik, tapi juga mengundang orang untuk datang melihat keindahannya. Salah satu situs kuno yang terkenal di Kokas adalah lukisan di tebing bebatuan terjal.

Lukisan Tebing dengan Darah di Kokas yang Merupakan Situs Kuno

Oleh masyarakat setempat, tebing bebatuan terjal ini biasa disebut Tapurarang. Di Distrik Kokas kekayaan peninggalan sejak zaman prasejarah ini bisa dijumpai di Andamata, Fior, Forir, Darembang, dan Goras.Lantas, apa keunikan lukisan berupa gambar telapak tangan manusia dan binatang di dinding tebing tersebut? Meski sudah berabad-abad lamanya, lukisan yang dibuat dengan pewarna dari bahan-bahan alami tersebut masih tetap terlihat jelas hingga saat ini. Warna merah pada lukisan tebing ini juga menyerupai warna darah manusia. Oleh karenanya masyarakat setempat juga sering menyebut lukisan tersebut sebagai lukisan cap tangan darah.Bagi masyarakat setempat, lokasi lukisan tebing ini merupakan tempat yang disakralkan. Mereka percaya lukisan ini adalah wujud orang-orang yang dikutuk oleh arwah seorang nenek yang berubah menjadi setan kaborbor atau hantu yang diyakini sebagai penguasa lautan paling menakutkan. Nenek ini meninggal saat terjadi musibah yang menenggelamkan perahu yang ia tumpangi.Dari seluruh penumpang di perahu itu, hanya nenek ini yang meninggal. Konon tak ada satu pun penumpang di atas perahu yang berusaha membantu sang nenek untuk menyelamatkan diri. Merasa sakit hati, arwah nenek yang telah berubah menjadi setan kaborbor mengutuk seluruh penumpang perahu yang berusaha menyelamatkan diri di atas tebing batu. Karena kutukan tersebut seluruh penumpang dan hasil-hasil laut yang dibawa seketika berubah menjadi lukisan tebing.

Tulang tengkorak di Tebing Andatama, Kokas

Di lokasi lukisan tebing ini Anda juga bisa menyaksikan kerangka-kerangka tulang manusia. Kerangka ini dipercaya merupakan kerangka leluhur atau nenek moyang masyarakat Kokas. Pada zaman dahulu masyarakat di sini memiliki kebiasaan meletakkan jasad leluhur yang meninggal di tebing batu, gua, tanjung ataupun di bawah pohon besar yang dianggap sakral

 

Di Kokas juga terdapat masjid tertua di Kabupaten Fakfak, tepatnya di Kampung Patimburak, yang berusia lebih dari 200 tahun

Mesjid tertua di Kokas

Tertarik menelusuri jejak prasejarah di Kokas? Dari terminal Fakfak Anda harus menempuh perjalanan darat menuju Kokas menggunakan angkutan luar kota. Jarak Fakfak-Kokas sejauh 50 kilometer akan ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam. tapi karena saya kesini dalam rangka penugasan yang mana travelingnya di atur sama orang kantor, saya tidak pake rute lewat fak-fak, tapi dari sorong saya ke Babo pake charter flight selama satu jam dan dari Babo naik speed boat selama 3 jam dan sampailah ke Kokas………..

Kapal tempat Saya Stay dan bekerja Selama di Kokas

itu aja dulu lah cerita gue tentang Kokas yang memang kenangannya akan selalu membekas (di hati)….

 

sampai ketemu lagi di Posting saya berikutnya tentang tempat-tempat yang saya datangin………………..

5 Responses to “Kokas yang Selalu Membekas (di Hati)……………..”

  1. quivedo,MD November 24, 2010 at 5:41 pm #

    whuaaaa… gue ga sempet turun ke daratan waktu di sana, hiks…. Mangstab Us…

  2. uusibnurasyid November 24, 2010 at 5:51 pm #

    Thanx doc udah mau berkunjung dan komen di blog ini, skalian gw minta ijin penggunaan photo lo (yang bourbon 107 tuch heheheheheh) di pake di postingan ini…….

  3. quivedo,MD November 25, 2010 at 10:09 pm #

    no problemo bro… kalo yang laen mau dipake jg silahkan, hehe

  4. Doel Bandoenk December 3, 2012 at 1:56 pm #

    mantapssss …tuh kampung banyak kisah yang bisa ambil dari sana. kangen banget kalau ingat tuh kampung .. terima kasih buat ,masyarakat disana . kampung yang pernah lama aku tinggalkan

  5. Farid January 25, 2013 at 11:12 am #

    Akhirnya masuk ke Blog juga cerita ini. Mantab lah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: